24 C
id
  • Buy Now!
  • Forums
  • Sign in / Join
Labulianews. id

Mega Menu

  • News
  • Berita Nasional
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • EKONOMI
    • OLAHRAGA
    • TNI
    • POLRI
    • HUKRIM
    • POLITIK
  • Provinsi NTB
    • SUMBAWA
    • LOMBOK BARAT
    • LOMBOK TENGAH
    • LOMBOK TIMUR
    • LOMBOK UTARA
    • BIMA
    • DOMPU
    • BERITA DESA
    • MATARAM
    • SUMBAWA BARAT
      • Home - Homepage
      • Home - Post Single
      • Home - Post Label
      • Home - Post Search
      • Home - Post Archive
      • Home - Eror 404
      • Changelog
        New
Labulianews. id
Telusuri
Beranda SUARA RAKYAT Belum Selesai Dikerjakan Sudah Melengkung, Apeng: Saya Khawatir Jembatan Mujur-Sukaraja Ini Ambruk
SUARA RAKYAT

Belum Selesai Dikerjakan Sudah Melengkung, Apeng: Saya Khawatir Jembatan Mujur-Sukaraja Ini Ambruk

Redaksi
Redaksi
17 Des, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Labulianews.id.Lombok Tengah, 18/12/2025 – Proyek jembatan penghubung Desa Mujur dan Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, yang saat ini masih dalam proses pengerjaan, dikeluhkan warga. 

Pasalnya, Struktur jembatan baja WF sepanjang 24 meter dan lebar 1,5 meter ini terlihat di bagian tengahnya sudah melengkung ke bawah hingga kurang lebih 15 cm dari posisi lurus, turunnya pengerjaan jembatan yang menelan anggaran RP 796 juta tersebut, terjadi sebelum di-PHO (Pemeriksaan Hasil Output). 

"Saat dilewati, jembatan ini terasa melengkung kebawah dan bergetar, memicu kekhawatiran keselamatan pengguna" Kata Saparudin salah satu warga setempat ke media (17/12/2025)

Menurut papan informasi proyek, jembatan ini dikerjakan CV. Katik Untung sebagai pelaksana dan CV. Iklas Mandiri sebagai konsultan pengawas. Bersumber dari anggaran Operasional Seksi Pembangunan Kabupaten (Opsen PKB) 2025 senilai Rp.796 juta, proyek dimulai 4 Agustus 2025 dengan durasi 114 hari kerja. Hingga kini, pekerjaan belum selesai.

Belum PHO sudah melengkung, selain itu warga setempat ramai mengeluhkan kestabilan jembatan yang tak punya tiang penyangga tengah. 

Atas hal itu, Apeng nama sapaannya, mendesak konsultan perencana menjelaskan kondisi teknis. "Jembatan belum di-PHO sudah turun kurang lebih 15 cm. Saya khawatir konstruksinya seperti ini, belum setahun nanti sudah rusak dan ambruk. Ini tidak kami inginkan, padahal anggarannya sangat pantastis," tegasnya.

Selain itu lanjut Apeng, pihaknya juga mempertanyakan masa panjangnya pemanfaatan jembatan ini. "Sekarang belum digunakan saja sudah melengkung dan satu orang yang lewat saja terasa getarannya. Bagaimana kalau dilewati warga lebih banyak, pasti getarannya semakin terasa," tanyanya. 

"Masak kami selaku penerima manfaat harus mengantri melewati jembatan ini," tanyanya sembari menambahkan.

Apeng menambahkan, ketika bentangannya ditambah, semestinya abutmen dan pilarnya dihitung terlebih dahulu dengan baik agar tidak melendut. "Sempat kami dengar dari pemenang tender, katanya bentangannya di tambah dari 22 meter ke 24 meter, itu membuat jembatan ini melendut, menurut saya itu hanya alasan pembelaan dan tidak mau di salahkan, semestinya abutmen dan pilarnya harus dipikirkan kekuatannya, jangan berdalih membela diri, lihat fakta dilapangan," tegasnya 

Atas pakta di lapangan, jika proyek ini diterima dan di sah kan hasilnya oleh PUPR Lombok Tengah, persoalan hasil pengerjaan pembangunan Jembatan penghubung Dua Desa ini, akan ia laporkan ke APH, biarlah nanti di APH bersama sama menguji kualitasnya.

"Mari kita pikirkan manfaat dari jembatan ini, jangan hanya pikirkan untungnya dan mengabaikan kualitas,"ujarnya.

Selain itu, sejarah perjuangan warga untuk bisa memiliki jembatan penghubung ini sangat panjang, dan sekarang ketika perjuangan warga sudah dipenuhi pemerintah, hasilnya mengecewakan padahal anggarannya sangat besar.

"Hargai perjuangan kami pak, waktu pak Wabup Loteng pulang kampung, warga ramai ramai meminta agar jembatan penghubung yang sebelumnya sudah ambruk, dibuatkan jembatan baru, dan alhamdulillah bapak Wabup mengabulkan, tapi apa hasilnya mengecewakan, padahal anggarannya sangat besar," kesalnya

Meski khawatir, warga tetap bersyukur proyek ini terealisasi setelah bertahun-tahun menjadi impian. "Kami sangat bersyukur jembatan ini dikerjakan. Namun, mohon sesuai kebutuhan warga dan spesifikasi teknis dan hargai perjuangan kami baru bisa mendapatkan bangunan ini," sambung Apeng.

"Kami sedang diskusikan solusinya seperti apa. Saya minta PPK untuk melakukan kajian menyeluruh, jika mungkin minta bantuan ahli dari perguruan tinggi," tulis Kepala PUPR Loteng H. Lalu Rahadian via WhatsApp nya. Rabu (17/12).

Ketika dikonfirmasi pada 14/12, kontraktor pelaksana menepis adanya masalah struktural. "Sesungguhnya tidak ada masalah. Yang bisa menjelaskan adalah konsultan perencana dan PPK," jawabnya singkat.

Sementara itu lendutan atau defleksi berlebih pada jembatan bentang panjang seperti ini berpotensi mengancam keselamatan ribuan pengguna harian, sesuai SNI 1725:2016. Dampaknya meliputi retak lantai beton, kerusakan sambungan ekspansi, dan pagar pengaman. Jembatan kehilangan camber (lengkung ke atas), sehingga tampak melengkung ke bawah dan bergetar saat dilewati.

Via SUARA RAKYAT
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini



CATATAN REDAKSI: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: labulianews196@gmail.com. Terima kasih


BERITA HARI INI

Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Redaksi- Minggu, Agustus 23, 2026
Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Jumat, Agustus 21, 2026
9 Bulan di Pondok Pujut: 4 Santri Diduga Jadi Korban Oknum Guru Ngaji

9 Bulan di Pondok Pujut: 4 Santri Diduga Jadi Korban Oknum Guru Ngaji

Selasa, Agustus 18, 2026
Kapolresta Loteng Pimpin Sertijab Wakapolresta dan Tiga Kapolsek

Kapolresta Loteng Pimpin Sertijab Wakapolresta dan Tiga Kapolsek

Jumat, Agustus 14, 2026
Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Rabu, Juli 29, 2026
Dibelakang Pagar: Misteri Pengadaan Dinas Pendidikan Loteng 2026

Dibelakang Pagar: Misteri Pengadaan Dinas Pendidikan Loteng 2026

Jumat, Agustus 14, 2026
Pasang iklan Hub: 0812 4395 3846/0859 0311 8587. Redaksi Labulianews.id menerima undangan Press Conference, wawancara khusus, liputan khusus dan lainnya. Kami juga menerima Press Release yang berkaitan dengan Politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, olah raga, pendidikan, pembangunan Daerah, Nasional, Pariwisata, Pertanian, usaha, opini dan industri via email: labuliapost@gmail.com/ WhatsApp 0812 4395 3846/0859 0311 8587

BERITA VIRAL

Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Jumat, Agustus 21, 2026
9 Bulan di Pondok Pujut: 4 Santri Diduga Jadi Korban Oknum Guru Ngaji

9 Bulan di Pondok Pujut: 4 Santri Diduga Jadi Korban Oknum Guru Ngaji

Selasa, Agustus 18, 2026
Kapolresta Loteng Pimpin Sertijab Wakapolresta dan Tiga Kapolsek

Kapolresta Loteng Pimpin Sertijab Wakapolresta dan Tiga Kapolsek

Jumat, Agustus 14, 2026
Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Rabu, Juli 29, 2026
Dibelakang Pagar: Misteri Pengadaan Dinas Pendidikan Loteng 2026

Dibelakang Pagar: Misteri Pengadaan Dinas Pendidikan Loteng 2026

Jumat, Agustus 14, 2026
Dua Korban Selamat Yang dievakuasi  Kapal Yacht Still Here Ditangani Tim Medis

Dua Korban Selamat Yang dievakuasi Kapal Yacht Still Here Ditangani Tim Medis

Rabu, Agustus 12, 2026
Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Minggu, Agustus 23, 2026
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Jumat, Juli 31, 2026
Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Alokasikan Rp1 Miliar

Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Alokasikan Rp1 Miliar

Jumat, Juli 31, 2026
Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Jumat, Agustus 07, 2026

BERITA POPULER

Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Jumat, Agustus 21, 2026
9 Bulan di Pondok Pujut: 4 Santri Diduga Jadi Korban Oknum Guru Ngaji

9 Bulan di Pondok Pujut: 4 Santri Diduga Jadi Korban Oknum Guru Ngaji

Selasa, Agustus 18, 2026
Kapolresta Loteng Pimpin Sertijab Wakapolresta dan Tiga Kapolsek

Kapolresta Loteng Pimpin Sertijab Wakapolresta dan Tiga Kapolsek

Jumat, Agustus 14, 2026
Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Rabu, Juli 29, 2026
Dibelakang Pagar: Misteri Pengadaan Dinas Pendidikan Loteng 2026

Dibelakang Pagar: Misteri Pengadaan Dinas Pendidikan Loteng 2026

Jumat, Agustus 14, 2026
Dua Korban Selamat Yang dievakuasi  Kapal Yacht Still Here Ditangani Tim Medis

Dua Korban Selamat Yang dievakuasi Kapal Yacht Still Here Ditangani Tim Medis

Rabu, Agustus 12, 2026
Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Minggu, Agustus 23, 2026
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Jumat, Juli 31, 2026
Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Alokasikan Rp1 Miliar

Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Alokasikan Rp1 Miliar

Jumat, Juli 31, 2026
Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Jumat, Agustus 07, 2026

Labulianews. id
LABULIANEWS.COM adalah portal berita yang menyajikan berita, informasi dan data secara faktual, berimbang dan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik, bertanggungjawab dan mentaati kode etik jurnalistik.
© www.labulianews.id
  • DOKUMEN PERUSAHAAN
  • HUBUNGI
  • PEDOMAN KODE ETIK
  • REDAKSI
  • SINGGAHAN