Kebersamaan dan Pelayanan Jadi Kunci Sukses Haji Lombok Tengah 1447 H/2026
Labulianews.id. Praya (25/6/2026)– Pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 untuk jamaah Kabupaten Lombok Tengah mendapat apresiasi luas. Keberhasilan ini dinilai lahir dari kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, aktivis, insan pers, hingga warga.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lombok Tengah, H. Lalu Syamsul Hadi, S.Ag., M.H., menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ia menegaskan sinergi tersebut jadi faktor utama kelancaran pemberangkatan hingga pemulangan jamaah.
*Kepemimpinan hadir di lapangan*
Keberhasilan itu makin terasa karena Bupati, Wakil Bupati, dan Kakanwilhaj
NTB turun langsung memberi arahan dan pelayanan. Kehadiran pimpinan di lapangan disebut memberi contoh nyata pentingnya pelayanan yang tidak hanya administratif, tapi juga menyentuh langsung jamaah.
Data terakhir menyebut seluruh jamaah asal Lombok Tengah tiba dengan selamat di tanah air. Ini mempertegas efektivitas koordinasi dan kesiapan operasional petugas selama musim haji.
*Perhatian khusus untuk jamaah rentan*
Meski sukses, ada catatan duka. Tiga jamaah wafat karena faktor usia. Peristiwa ini jadi pengingat agar pelayanan haji ke depan lebih mengedepankan perlindungan kelompok rentan.
Langkah cepat petugas memproses klaim asuransi dan akan menyerahkan senilai Bipih saat pulunasan kepada ahli waris dinilai sebagai bentuk komitmen perlindungan administratif dan tanggung jawab kemanusiaan.
"Asuransi kematian sebesar Bipih saat pelunasan dan akan diberikan setelah proses pemulangan haji rampung" ungkapnya
H. Lalu Syamsul Hadi juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan yang ada, sekaligus komitmen berbenah untuk haji 2027. Fokus evaluasi diarahkan pada empat hal:
1. *Monitoring kesehatan* pra-keberangkatan yang lebih ketat
2. *Sosialisasi khusus* bagi jamaah lansia
3. *Penguatan layanan darurat* di Arab Saudi
4. *Pelatihan petugas lapangan* agar lebih responsif
Keterlibatan komunitas lokal, aktivis, dan media juga akan dilanjutkan untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik. Selain itu perioritas layanan yang ramah lansia, disabilitas dan ramah perempuan
Secara keseluruhan, haji Lombok Tengah 1447 H/2026 membuktikan sinergi pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan pelayanan bermartabat. Dengan terus belajar dari pengalaman dan memperkuat perlindungan jamaah rentan, Lombok Tengah berpotensi jadi contoh bagi daerah lain. (*)

