24 C
id
  • Buy Now!
  • Forums
  • Sign in / Join
Labulianews. id

Mega Menu

  • News
  • Berita Nasional
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • EKONOMI
    • OLAHRAGA
    • TNI
    • POLRI
    • HUKRIM
    • POLITIK
  • Provinsi NTB
    • SUMBAWA
    • LOMBOK BARAT
    • LOMBOK TENGAH
    • LOMBOK TIMUR
    • LOMBOK UTARA
    • BIMA
    • DOMPU
    • BERITA DESA
    • MATARAM
    • SUMBAWA BARAT
      • Home - Homepage
      • Home - Post Single
      • Home - Post Label
      • Home - Post Search
      • Home - Post Archive
      • Home - Eror 404
      • Changelog
        New
Labulianews. id
Telusuri
Beranda PERISTIWA Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga
PERISTIWA

Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Redaksi
Redaksi
06 Agu, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Labulianews.id— Pagi itu embun belum sepenuhnya lepas dari daun bambu di Dusun Penyeleng, Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar. Sekitar pukul 05.30 WITA, Kamis, 6 Agustus 2026, seorang pria ditemukan terbaring kaku di pinggir aliran sungai. Tubuhnya masih menggenggam alat setrum ikan.

Pria itu NU, 41 tahun, yang biasa dipanggil Amaq N. Warga Dusun Embungpas Barat, Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat itu datang ke Lembar bukan untuk bertamu. Ia datang untuk mencari belut.

Polsek Lembar menerima laporan penemuan jenazah dan langsung bergerak. Tim olah TKP dikerahkan, saksi dimintai keterangan, dan koordinasi dengan tenaga medis dilakukan sejak pagi.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Kapolsek Lembar Ipda Ruslan, S.H., mewakili Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia.

Kisah itu dimulai sehari sebelumnya. Rabu malam, sekitar pukul 19.00 WITA, NU berangkat bersama seorang rekan. Tujuannya sederhana: mencari belut dan ikan dengan alat setrum di wilayah Lembar.

Setiba di lokasi, keduanya berpisah. NU mengambil jalur ke Dusun Penyeleng. Rekannya menuju Dusun Pekemit, Desa Cendimanik. Aktivitas yang sudah sering mereka lakukan.

Sekitar tengah malam, ponsel NU tak lagi menjawab. Rekan itu menelepon beberapa kali. Tak ada jawaban. Rasa khawatir mendorongnya menyusuri lokasi terakhir NU mencari ikan. Pencarian dilakukan berulang kali hingga dini hari, nihil.

Fajar menyingsing. Di sisi barat kali, NU terlihat. Posisi terlentang. Kaku. Alat setrum masih dalam genggamannya.

Beberapa jam kemudian keluarga tiba. Jenazah kemudian dibawa pulang dengan mobil pikap ke rumah duka di Sigerongan.

Tim medis Puskesmas Sigerongan melakukan pemeriksaan luar. Tidak ada luka akibat benda tajam atau pukulan. Namun petugas mencatat adanya luka bakar di bagian leher dan punggung.

Diduga luka itu terkait sengatan listrik dari alat setrum yang digunakan NU saat mencari belut. Temuan ini menjadi catatan awal polisi dalam rangkaian penyelidikan.

Polisi juga mengajukan permintaan visum et repertum. Prosedur standar untuk memastikan penyebab kematian tercatat dalam dokumen resmi.

"Kami Ikhlas"

Ada satu titik penting dalam penanganan kasus ini: autopsi. Penyidik telah menjelaskan kepada keluarga bahwa autopsi dapat memastikan secara medis apa yang sebenarnya terjadi.


Jawabannya menolak.

"Kami telah memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai pentingnya autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Namun pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah dan secara resmi menolak dilakukan autopsi serta membuat surat pernyataan penolakan," ujar Ipda Ruslan.

Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Bagi keluarga, kematian NU adalah musibah yang harus diterima.

Administrasi Jalan Terus

Meski keluarga menolak autopsi, proses hukum tidak berhenti. Polsek Lembar melanjutkan kelengkapan administrasi: membuat laporan polisi, berita acara, dan melampirkan surat pernyataan keluarga.

"Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum, dengan tetap menghormati keputusan keluarga korban," kata Ruslan.

Hingga sore, aliran sungai di Penyeleng kembali seperti biasa. Airnya tenang. Di hulu, alat setrum masih sering dipakai warga untuk mencari lauk. Bagi NU, malam mencari belut itu menjadi malam terakhir.

Via PERISTIWA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini



CATATAN REDAKSI: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: labulianews196@gmail.com. Terima kasih


BERITA HARI INI

Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Redaksi- Jumat, Agustus 07, 2026
Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Rabu, Juli 29, 2026
Sumur Bor Dana Desa di Masjid Miftahunnur Batu Numpuk  Mangkrak, Pompa Dicabut Pekerja

Sumur Bor Dana Desa di Masjid Miftahunnur Batu Numpuk Mangkrak, Pompa Dicabut Pekerja

Sabtu, Juli 04, 2026
Dihantam Ombak di Tanjung Katupa, 45 Jiwa Selamat

Dihantam Ombak di Tanjung Katupa, 45 Jiwa Selamat

Jumat, Juli 17, 2026
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Jumat, Juli 31, 2026
Lahir FORMAL, Jurnalis Lombok Barat Cari Rumah Baru

Lahir FORMAL, Jurnalis Lombok Barat Cari Rumah Baru

Selasa, Juli 28, 2026
Pasang iklan Hub: 0812 4395 3846/0859 0311 8587. Redaksi Labulianews.id menerima undangan Press Conference, wawancara khusus, liputan khusus dan lainnya. Kami juga menerima Press Release yang berkaitan dengan Politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, olah raga, pendidikan, pembangunan Daerah, Nasional, Pariwisata, Pertanian, usaha, opini dan industri via email: labuliapost@gmail.com/ WhatsApp 0812 4395 3846/0859 0311 8587

BERITA VIRAL

Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Rabu, Juli 29, 2026
Sumur Bor Dana Desa di Masjid Miftahunnur Batu Numpuk  Mangkrak, Pompa Dicabut Pekerja

Sumur Bor Dana Desa di Masjid Miftahunnur Batu Numpuk Mangkrak, Pompa Dicabut Pekerja

Sabtu, Juli 04, 2026
Dihantam Ombak di Tanjung Katupa, 45 Jiwa Selamat

Dihantam Ombak di Tanjung Katupa, 45 Jiwa Selamat

Jumat, Juli 17, 2026
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Jumat, Juli 31, 2026
Lahir FORMAL, Jurnalis Lombok Barat Cari Rumah Baru

Lahir FORMAL, Jurnalis Lombok Barat Cari Rumah Baru

Selasa, Juli 28, 2026
Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Alokasikan Rp1 Miliar

Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Alokasikan Rp1 Miliar

Jumat, Juli 31, 2026
Haflah di Tengah Kesederhanaan: 54 Bintang Kecil TK IT Zayna Lepas Angkatan III

Haflah di Tengah Kesederhanaan: 54 Bintang Kecil TK IT Zayna Lepas Angkatan III

Selasa, Juni 30, 2026
Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Jumat, Agustus 07, 2026
Jalan Rusak Kediri-Kuripan Akhirnya Disentuh, Rp700 Juta untuk Tambal Sulam

Jalan Rusak Kediri-Kuripan Akhirnya Disentuh, Rp700 Juta untuk Tambal Sulam

Senin, Juli 27, 2026
Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Selasa, Juni 23, 2026

BERITA POPULER

Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Peduli Kekeringan, PT Surya Raya Lestari-1 Salurkan Air Bersih ke Warga Sarudu

Rabu, Juli 29, 2026
Sumur Bor Dana Desa di Masjid Miftahunnur Batu Numpuk  Mangkrak, Pompa Dicabut Pekerja

Sumur Bor Dana Desa di Masjid Miftahunnur Batu Numpuk Mangkrak, Pompa Dicabut Pekerja

Sabtu, Juli 04, 2026
Dihantam Ombak di Tanjung Katupa, 45 Jiwa Selamat

Dihantam Ombak di Tanjung Katupa, 45 Jiwa Selamat

Jumat, Juli 17, 2026
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Perak di Kejurda Pencak Silat Masmirah Cup 2026

Jumat, Juli 31, 2026
Lahir FORMAL, Jurnalis Lombok Barat Cari Rumah Baru

Lahir FORMAL, Jurnalis Lombok Barat Cari Rumah Baru

Selasa, Juli 28, 2026
Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Alokasikan Rp1 Miliar

Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Alokasikan Rp1 Miliar

Jumat, Juli 31, 2026
Haflah di Tengah Kesederhanaan: 54 Bintang Kecil TK IT Zayna Lepas Angkatan III

Haflah di Tengah Kesederhanaan: 54 Bintang Kecil TK IT Zayna Lepas Angkatan III

Selasa, Juni 30, 2026
Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Kematian di Tepi Kali: Sengatan Setrum dan Pilihan Keluarga

Jumat, Agustus 07, 2026
Jalan Rusak Kediri-Kuripan Akhirnya Disentuh, Rp700 Juta untuk Tambal Sulam

Jalan Rusak Kediri-Kuripan Akhirnya Disentuh, Rp700 Juta untuk Tambal Sulam

Senin, Juli 27, 2026
Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Selasa, Juni 23, 2026

Labulianews. id
LABULIANEWS.COM adalah portal berita yang menyajikan berita, informasi dan data secara faktual, berimbang dan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik, bertanggungjawab dan mentaati kode etik jurnalistik.
© www.labulianews.id
  • DOKUMEN PERUSAHAAN
  • HUBUNGI
  • PEDOMAN KODE ETIK
  • REDAKSI
  • SINGGAHAN