BERITA
0
Labulianews.id, Mataram (11/2/2026)- Puluhan massa dari Asosiasi Pemuda NTB mendatangi Kantor Gubernur NTB, Rabu (11/2), untuk menuntut kejelasan nasib puluhan koperasi tambang yang masih "tergantung" dalam proses administrasi. Ketua Asosiasi Pemuda NTB, Taupik Hidayat, mengungkapkan kegelisahannya terkait mandeknya penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Massa Asosiasi Pemuda NTB Desak Percepatan IPR, Ancaman Bawa ke Pusat Mengancam
Labulianews.id, Mataram (11/2/2026)- Puluhan massa dari Asosiasi Pemuda NTB mendatangi Kantor Gubernur NTB, Rabu (11/2), untuk menuntut kejelasan nasib puluhan koperasi tambang yang masih "tergantung" dalam proses administrasi. Ketua Asosiasi Pemuda NTB, Taupik Hidayat, mengungkapkan kegelisahannya terkait mandeknya penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Dari 20 koperasi yang berjuang, baru 14 yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi, namun izin operasional belum juga dikantongi. "Kami butuh kepastian dan percepatan. Seluruh koperasi telah berupaya maksimal melengkapi dokumen. Jangan biarkan proses ini berlarut-larut tanpa kejelasan status," tegas Taupik.
Pihak asosiasi memberikan tenggat waktu hingga pekan depan bagi Pemerintah Provinsi untuk memberikan klarifikasi resmi. Jika tidak ada progres nyata, mereka siap membawa persoalan ini ke pemerintah pusat. "Hak rakyat untuk mengelola kekayaan alamnya sendiri tidak boleh digantung oleh lambatnya birokrasi daerah," pungkasnya.
Pemprov NTB berjanji melakukan tinjauan ulang terhadap berkas-berkas yang masuk dalam waktu tiga hari kerja.
Via
BERITA

