Polresta Mataram Gerebek Tempat Hiburan Malam, Puluhan Miras Ilegal Diamankan
Mataram, Labulianews. id (21/4/2026)— Polresta Mataram menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan peraturan daerah terkait peredaran dan perdagangan minuman keras beralkohol di wilayah hukumnya.
Penegasan itu disampaikan Kabagops Polresta Mataram Kompol Yozana Fajri Sidik, AF., SIK., MH., http://C.PHr., mewakili Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., usai memimpin Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan bersama TNI dan Pemerintah Kota Mataram, Sabtu malam (19/04/2026).
Operasi gabungan tersebut menyasar sejumlah lokasi yang diduga menjual miras tanpa izin, khususnya di Kecamatan Sandubaya dan Cakranegara. Tim berhasil mengamankan puluhan botol miras berbagai jenis dari beberapa tempat hiburan malam.
“Malam ini kami bersama stakeholder terkait melakukan penertiban terhadap peredaran dan perdagangan minuman keras beralkohol di wilayah Kota Mataram,” ujar Kompol Yozana.
Ia menegaskan seluruh miras yang diamankan tidak dilengkapi izin perdagangan resmi. Karena itu, penindakan dilakukan sebagai bagian dari penegakan perda sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
Kompol Yozana menyatakan kegiatan serupa akan terus digencarkan bersama pemerintah daerah. Polresta Mataram tidak akan ragu menindak tegas pelaku usaha yang melanggar.
“Kami akan melakukan tindakan tegas terhadap penjual miras yang tidak memiliki izin resmi dari pemerintah,” tegasnya.
Ia menjelaskan izin perdagangan minuman beralkohol diterbitkan dinas perizinan Kota Mataram sesuai ketentuan perda yang berlaku. Tanpa dokumen tersebut, aktivitas penjualan dinyatakan ilegal.
Lebih lanjut, Kompol Yozana mengingatkan konsumsi miras kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas seperti perkelahian hingga tindak kriminal lain. Karena itu, kepolisian mengedepankan langkah preemtif, preventif, hingga represif.
“Kami berharap KRYD gabungan ini tidak hanya meminimalisir peredaran miras ilegal, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif di Kota Mataram,” tutupnya. (ms)

