• Buy Now!
  • Forums
  • Sign in / Join

Labulianews. id


 

Mega Menu

  • News
  • Berita Nasional
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • EKONOMI
    • OLAHRAGA
    • TNI
    • POLRI
    • HUKRIM
    • POLITIK
  • Provinsi NTB
    • SUMBAWA
    • LOMBOK BARAT
    • LOMBOK TENGAH
    • LOMBOK TIMUR
    • LOMBOK UTARA
    • BIMA
    • DOMPU
    • BERITA DESA
    • MATARAM
    • SUMBAWA BARAT
      • Home - Homepage
      • Home - Post Single
      • Home - Post Label
      • Home - Post Search
      • Home - Post Archive
      • Home - Eror 404
      • Changelog
        New
Labulianews. id
Telusuri

Beranda Tokoh Junaidi Kasum Bongkar Penyebab Kemacetan dan Terlantarnya Penonton MotoGP dan Ini Solusinya!?
Tokoh

Junaidi Kasum Bongkar Penyebab Kemacetan dan Terlantarnya Penonton MotoGP dan Ini Solusinya!?

REDAKSI L News
REDAKSI L News
26 Mar, 2022 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Mataram NTB - Labulianews.com. Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB Junaidi Kasum atau sering di sapa JK memaparkan terkait pengadaan alat transportasi dan penyebab terlambatnya Penonton di jemput saat event MotoGP Mandalika 2022 serta harapannya pada penyelenggaraan event motoGP yang akan datang.

Paparan itu disampaikan Ketua DPD Organda NTB pada sebuah Diskusi Publik dengan thema MotoGP Mandalika Sukses di gelar, "evaluasi, saran dan kritik" saat dirinya menjadi salah satu nara sumber dalam diskusi tersebut, Jum'at (25/03).

Menurut JK,   bahwa volume Kendaraan Roda empat dan pengadaan stutle bus pada saat motoGP dapat dikategorikan sebagai salah satu penyebab kemacetan sehingga mengakibatkan terjadi keterlambatan stutle bus menjemput para penonton yang sudah menunggu di parkiran timur dan barat, akibatnya keberadaan orang di parkir tersebut semakin jumlahnya sangat banyak ditambah lagi dengan jumlah kendaraan yang parkir cukup banyak.

"Itu menurut kami salah satu penyebab kemacetan, dikarenakan volume kendaraan yang jumlahnya tidak terorganisir,"jelas JK.

Keberadaan kendaraan bersticker baik di kawasan parkir timur dan barat maupun kendaraan di parkir VVIP di dalam sirkuit sangat tidak terkontrol. Sehingga pada jam yang hampir bersamaan stutle bus yang mengangkut penumpang dari parkir timur dan barat serta kendaraan VVIP dan patwal keluar bersamaan dan berada di ruas jalan yang sama di by pass Mandalika-Bizam, maka kemacetanpun tidak bisa dihindari.

Akibat kemacetan tersebut, lanjut JK, stutle bus yang menjemput penonton dari parkir timur / barat maupun dari pintu keluar sirkuit menuju parkir timur/barat tidak bisa lewat akibat di padati oleh kendaraan yang keluar dari dari sirkuit menuju arah Bizam.

"Kendaraan dari sirkuit dan dari parkir timur/barat yang menuju Bizam sangat padat, maka sebaliknya yang dari arah Bizam ke Mandalika tidak bisa lewat, sehingga timbul keterlambatan menjemput penonton yang akan pulang,"ungkap JK.

Belum lagi lanjut JK, stutle bus yang datang menjemput tersebut dari sebelum masuk parkir sudah di hadang oleh ribuan penonton yang ingin naik duluan akibatnya terjadi saling dorong antar penumpang serta memaksa sopir bus untuk mengijinkan naik, padahal tujuan bus tersebut belum tentu rutenya sama dengan penonton yang berbondong-bondong naik.

"Akibat penonton yang terlalau banyak  berusaha naik dan memaksa sopir untuk diijinkan, begitu pulu dengan semua stutle bus yang ada di lokasi itu bahkan penonton berusaha berbuat kasar bila sopir tidak mengijinkannya,, maka akhirnya sopir bus sepakat lepas konci di bus masing-mading (mogok).

Akibat mogok tersebut, kata JK , terjadilah Kemacetan yang Luar biasa sepanjan lokasi itu bahkan hingga ke Bizam. Dengan demikian semakin lama para penonton yang telah menunggu stutle bus di baik parkir timur maupun barat, sementara penonton yang keluar dari dalam sirkuit semakin lama semakin bertambah. 

"Maka terjadilah keterlambatan yang menyebabkan beberapa penonton mengalami kerugian khususnya tujuan bandara karena ketinggalan pesawat"jelasnya.

Permasalahan seperti inilah yang harus kita antisipasi kedepannya, sehingga diperlukan kordinasi yang baik dan intens serta kerja sama antar semua stecholder harus bisa tercipta, sehingga tugas masing-masing dapat dipertanggung jawabkan.

"Tidak mungkinlah lain yang kerjakan lain yang harus bertanggung jawab,"tegasnya.

Pengadaan kendaraan transportasi motoGP kalo memang diserahkan ke Organda, maka percayakan kepadanya. Jangan sampai jumlah kendaraan yang sudah di sepakati ternyata pada hari H bertambah dan itu dilakukan oleh yang bukan wewenangnya.

Begitu pula degan pengeluaran stiker, seharusnya diberikan wewenang kepada pihak lain, jangan keluarkan stiker sembarangan karena mengakibatkan penambahan jumlah kendaraan yang akan menimbulkan hal-hal seperti yang disaksikan saat ini. Kedepan ini harus lebih terorganisir.

"Jangan sampai pengeluaran stiker yang banyak ini ada kaitannya dengan jumlah kendaraan yang parkir di parkir timur/barat yang sewa parkirnya 50 ribu per kendaraan roda 4 diluar 278 stutle bus yang sudah disiapkan,"beber JK.

Harapan kedepannya ini dapat dihindari sehingga melalui kegiatan-kegian diskusi seperti ini semua instansi/lembaga terkait bersedia mendengar masukan-masukan dan kritik demi hasil yang lebih baik kedepannya.

"Jangan sampai kalau di berikan masukan atau kritik, kita lantas tidak terima, maka kita akan bisa membuat perubahan yang lebih baik kedepannya,"pungkas JK.(GJI)

Via Tokoh
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini



CATATAN REDAKSI: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: labulianews196@gmail.com. Terima kasih



BERITA HARI INI

Pemkab Lombok Barat Arahkan Anggaran 2027 untuk Kualitas SDM dan Kesejahteraan

Pemkab Lombok Barat Arahkan Anggaran 2027 untuk Kualitas SDM dan Kesejahteraan

Redaksi- Selasa, September 01, 2026
Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Kamis, Agustus 27, 2026
Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Kamis, Agustus 27, 2026
Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Rabu, Agustus 26, 2026
Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Minggu, Juli 06, 2025
Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Rabu, Agustus 26, 2026
Pasang iklan Hub: 0812 4395 3846/0859 0311 8587. Redaksi Labulianews.id menerima undangan Press Conference, wawancara khusus, liputan khusus dan lainnya. Kami juga menerima Press Release yang berkaitan dengan Politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, olah raga, pendidikan, pembangunan Daerah, Nasional, Pariwisata, Pertanian, usaha, opini dan industri via email: labuliapost@gmail.com/ WhatsApp 0812 4395 3846/0859 0311 8587

BERITA VIRAL

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Kamis, Agustus 27, 2026
Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Kamis, Agustus 27, 2026
Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Rabu, Agustus 26, 2026
Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Minggu, Juli 06, 2025
Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Rabu, Agustus 26, 2026
Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Minggu, Agustus 23, 2026
5 Bulan Bolak-balik Lunyuk-Mataram Demi Tagih Utang Rp1 M

5 Bulan Bolak-balik Lunyuk-Mataram Demi Tagih Utang Rp1 M

Selasa, Agustus 25, 2026
Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Jumat, Agustus 21, 2026
Panitia Konferensi Provinsi PWI NTB 2025 Matangkan Persiapan Pelaksanaan

Panitia Konferensi Provinsi PWI NTB 2025 Matangkan Persiapan Pelaksanaan

Senin, Juli 07, 2025
Puskesmas Gunungsari Mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Media Komunikasi Publik

Puskesmas Gunungsari Mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Media Komunikasi Publik

Sabtu, Juli 05, 2025

BERITA POPULER

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Kamis, Agustus 27, 2026
Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Kamis, Agustus 27, 2026
Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Rabu, Agustus 26, 2026
Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Minggu, Juli 06, 2025
Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Rabu, Agustus 26, 2026
Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Minggu, Agustus 23, 2026
5 Bulan Bolak-balik Lunyuk-Mataram Demi Tagih Utang Rp1 M

5 Bulan Bolak-balik Lunyuk-Mataram Demi Tagih Utang Rp1 M

Selasa, Agustus 25, 2026
Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Sepatu Raib di Serambi Masjid Tua, Jamaah Praya Minta Rasa Aman Dipulihkan

Jumat, Agustus 21, 2026
Panitia Konferensi Provinsi PWI NTB 2025 Matangkan Persiapan Pelaksanaan

Panitia Konferensi Provinsi PWI NTB 2025 Matangkan Persiapan Pelaksanaan

Senin, Juli 07, 2025
Puskesmas Gunungsari Mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Media Komunikasi Publik

Puskesmas Gunungsari Mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Media Komunikasi Publik

Sabtu, Juli 05, 2025

Labulianews. id
LABULIANEWS.COM adalah portal berita yang menyajikan berita, informasi dan data secara faktual, berimbang dan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik, bertanggungjawab dan mentaati kode etik jurnalistik.
© www.labulianews.id
  • DOKUMEN PERUSAHAAN
  • HUBUNGI
  • PEDOMAN KODE ETIK
  • REDAKSI
  • SINGGAHAN