24 C
id
  • Buy Now!
  • Forums
  • Sign in / Join
Labulianews. id

Mega Menu

  • News
  • Berita Nasional
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • EKONOMI
    • OLAHRAGA
    • TNI
    • POLRI
    • HUKRIM
    • POLITIK
  • Provinsi NTB
    • SUMBAWA
    • LOMBOK BARAT
    • LOMBOK TENGAH
    • LOMBOK TIMUR
    • LOMBOK UTARA
    • BIMA
    • DOMPU
    • BERITA DESA
    • MATARAM
    • SUMBAWA BARAT
      • Home - Homepage
      • Home - Post Single
      • Home - Post Label
      • Home - Post Search
      • Home - Post Archive
      • Home - Eror 404
      • Changelog
        New
Labulianews. id
Telusuri
Beranda Tokoh Junaidi Kasum Bongkar Penyebab Kemacetan dan Terlantarnya Penonton MotoGP dan Ini Solusinya!?
Tokoh

Junaidi Kasum Bongkar Penyebab Kemacetan dan Terlantarnya Penonton MotoGP dan Ini Solusinya!?

REDAKSI L News
REDAKSI L News
26 Mar, 2022 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Mataram NTB - Labulianews.com. Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB Junaidi Kasum atau sering di sapa JK memaparkan terkait pengadaan alat transportasi dan penyebab terlambatnya Penonton di jemput saat event MotoGP Mandalika 2022 serta harapannya pada penyelenggaraan event motoGP yang akan datang.

Paparan itu disampaikan Ketua DPD Organda NTB pada sebuah Diskusi Publik dengan thema MotoGP Mandalika Sukses di gelar, "evaluasi, saran dan kritik" saat dirinya menjadi salah satu nara sumber dalam diskusi tersebut, Jum'at (25/03).

Menurut JK,   bahwa volume Kendaraan Roda empat dan pengadaan stutle bus pada saat motoGP dapat dikategorikan sebagai salah satu penyebab kemacetan sehingga mengakibatkan terjadi keterlambatan stutle bus menjemput para penonton yang sudah menunggu di parkiran timur dan barat, akibatnya keberadaan orang di parkir tersebut semakin jumlahnya sangat banyak ditambah lagi dengan jumlah kendaraan yang parkir cukup banyak.

"Itu menurut kami salah satu penyebab kemacetan, dikarenakan volume kendaraan yang jumlahnya tidak terorganisir,"jelas JK.

Keberadaan kendaraan bersticker baik di kawasan parkir timur dan barat maupun kendaraan di parkir VVIP di dalam sirkuit sangat tidak terkontrol. Sehingga pada jam yang hampir bersamaan stutle bus yang mengangkut penumpang dari parkir timur dan barat serta kendaraan VVIP dan patwal keluar bersamaan dan berada di ruas jalan yang sama di by pass Mandalika-Bizam, maka kemacetanpun tidak bisa dihindari.

Akibat kemacetan tersebut, lanjut JK, stutle bus yang menjemput penonton dari parkir timur / barat maupun dari pintu keluar sirkuit menuju parkir timur/barat tidak bisa lewat akibat di padati oleh kendaraan yang keluar dari dari sirkuit menuju arah Bizam.

"Kendaraan dari sirkuit dan dari parkir timur/barat yang menuju Bizam sangat padat, maka sebaliknya yang dari arah Bizam ke Mandalika tidak bisa lewat, sehingga timbul keterlambatan menjemput penonton yang akan pulang,"ungkap JK.

Belum lagi lanjut JK, stutle bus yang datang menjemput tersebut dari sebelum masuk parkir sudah di hadang oleh ribuan penonton yang ingin naik duluan akibatnya terjadi saling dorong antar penumpang serta memaksa sopir bus untuk mengijinkan naik, padahal tujuan bus tersebut belum tentu rutenya sama dengan penonton yang berbondong-bondong naik.

"Akibat penonton yang terlalau banyak  berusaha naik dan memaksa sopir untuk diijinkan, begitu pulu dengan semua stutle bus yang ada di lokasi itu bahkan penonton berusaha berbuat kasar bila sopir tidak mengijinkannya,, maka akhirnya sopir bus sepakat lepas konci di bus masing-mading (mogok).

Akibat mogok tersebut, kata JK , terjadilah Kemacetan yang Luar biasa sepanjan lokasi itu bahkan hingga ke Bizam. Dengan demikian semakin lama para penonton yang telah menunggu stutle bus di baik parkir timur maupun barat, sementara penonton yang keluar dari dalam sirkuit semakin lama semakin bertambah. 

"Maka terjadilah keterlambatan yang menyebabkan beberapa penonton mengalami kerugian khususnya tujuan bandara karena ketinggalan pesawat"jelasnya.

Permasalahan seperti inilah yang harus kita antisipasi kedepannya, sehingga diperlukan kordinasi yang baik dan intens serta kerja sama antar semua stecholder harus bisa tercipta, sehingga tugas masing-masing dapat dipertanggung jawabkan.

"Tidak mungkinlah lain yang kerjakan lain yang harus bertanggung jawab,"tegasnya.

Pengadaan kendaraan transportasi motoGP kalo memang diserahkan ke Organda, maka percayakan kepadanya. Jangan sampai jumlah kendaraan yang sudah di sepakati ternyata pada hari H bertambah dan itu dilakukan oleh yang bukan wewenangnya.

Begitu pula degan pengeluaran stiker, seharusnya diberikan wewenang kepada pihak lain, jangan keluarkan stiker sembarangan karena mengakibatkan penambahan jumlah kendaraan yang akan menimbulkan hal-hal seperti yang disaksikan saat ini. Kedepan ini harus lebih terorganisir.

"Jangan sampai pengeluaran stiker yang banyak ini ada kaitannya dengan jumlah kendaraan yang parkir di parkir timur/barat yang sewa parkirnya 50 ribu per kendaraan roda 4 diluar 278 stutle bus yang sudah disiapkan,"beber JK.

Harapan kedepannya ini dapat dihindari sehingga melalui kegiatan-kegian diskusi seperti ini semua instansi/lembaga terkait bersedia mendengar masukan-masukan dan kritik demi hasil yang lebih baik kedepannya.

"Jangan sampai kalau di berikan masukan atau kritik, kita lantas tidak terima, maka kita akan bisa membuat perubahan yang lebih baik kedepannya,"pungkas JK.(GJI)

Via Tokoh
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini



CATATAN REDAKSI: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: labulianews196@gmail.com. Terima kasih


BERITA HARI INI

SMSI dan Solopos Institute Gelar UKW Muda Gratis untuk Wartawan NTB

SMSI dan Solopos Institute Gelar UKW Muda Gratis untuk Wartawan NTB

Redaksi- Selasa, Juni 09, 2026
Pemilik Kafe Putri di Suranadi Dilaporkan ke Polisi, Dugaan LC di Bawah Umur dan Penganiayaan Mencuat

Pemilik Kafe Putri di Suranadi Dilaporkan ke Polisi, Dugaan LC di Bawah Umur dan Penganiayaan Mencuat

Rabu, Mei 27, 2026
Tim Resmob Polresta Mataram Ringkus Eks Prajurit TNI AD, ini Alasannya

Tim Resmob Polresta Mataram Ringkus Eks Prajurit TNI AD, ini Alasannya

Jumat, Mei 22, 2026
Alfamart Buka Lagi di Lombok Tengah, Warga Tanya: Atas Dasar Hukum Apa?

Alfamart Buka Lagi di Lombok Tengah, Warga Tanya: Atas Dasar Hukum Apa?

Jumat, Mei 22, 2026
SK Mati, Jabatan Jalan Terus: Komisioner KPID NTB Diadukan ke KPI Pusat dan BPK

SK Mati, Jabatan Jalan Terus: Komisioner KPID NTB Diadukan ke KPI Pusat dan BPK

Jumat, Mei 22, 2026
SEMESTA NTB Buka Dugaan “Pintu Belakang” Izin Ritel Modern di Lombok Tengah

SEMESTA NTB Buka Dugaan “Pintu Belakang” Izin Ritel Modern di Lombok Tengah

Kamis, Mei 21, 2026
Pasang iklan Hub: 0812 4395 3846/0859 0311 8587. Redaksi Labulianews.id menerima undangan Press Conference, wawancara khusus, liputan khusus dan lainnya. Kami juga menerima Press Release yang berkaitan dengan Politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, olah raga, pendidikan, pembangunan Daerah, Nasional, Pariwisata, Pertanian, usaha, opini dan industri via email: labuliapost@gmail.com/ WhatsApp 0812 4395 3846/0859 0311 8587

BERITA VIRAL

Pemilik Kafe Putri di Suranadi Dilaporkan ke Polisi, Dugaan LC di Bawah Umur dan Penganiayaan Mencuat

Pemilik Kafe Putri di Suranadi Dilaporkan ke Polisi, Dugaan LC di Bawah Umur dan Penganiayaan Mencuat

Rabu, Mei 27, 2026
Tim Resmob Polresta Mataram Ringkus Eks Prajurit TNI AD, ini Alasannya

Tim Resmob Polresta Mataram Ringkus Eks Prajurit TNI AD, ini Alasannya

Jumat, Mei 22, 2026
Alfamart Buka Lagi di Lombok Tengah, Warga Tanya: Atas Dasar Hukum Apa?

Alfamart Buka Lagi di Lombok Tengah, Warga Tanya: Atas Dasar Hukum Apa?

Jumat, Mei 22, 2026
SK Mati, Jabatan Jalan Terus: Komisioner KPID NTB Diadukan ke KPI Pusat dan BPK

SK Mati, Jabatan Jalan Terus: Komisioner KPID NTB Diadukan ke KPI Pusat dan BPK

Jumat, Mei 22, 2026
SEMESTA NTB Buka Dugaan “Pintu Belakang” Izin Ritel Modern di Lombok Tengah

SEMESTA NTB Buka Dugaan “Pintu Belakang” Izin Ritel Modern di Lombok Tengah

Kamis, Mei 21, 2026
PELANTIKAN PAW DPRD LOTENG DIUJUNG TANDUK

PELANTIKAN PAW DPRD LOTENG DIUJUNG TANDUK

Selasa, Mei 12, 2026
Berita Tamparan di Kafe Putri, Ancaman Menyusul ke WhatsApp Wartawan

Berita Tamparan di Kafe Putri, Ancaman Menyusul ke WhatsApp Wartawan

Kamis, Mei 28, 2026
Kemacetan Puluhan Kilometer Lumpuhkan Jalan Provinsi di Batu Kliang

Kemacetan Puluhan Kilometer Lumpuhkan Jalan Provinsi di Batu Kliang

Senin, Mei 25, 2026
PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Korupsi Rp150 Juta, Tegaskan Komitmen Transparansi Anggaran

PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Korupsi Rp150 Juta, Tegaskan Komitmen Transparansi Anggaran

Kamis, Mei 14, 2026
Dugaan Mark-Up Menggelayuti Pengadaan di Dinas Pendidikan Lombok Tengah

Dugaan Mark-Up Menggelayuti Pengadaan di Dinas Pendidikan Lombok Tengah

Kamis, Mei 21, 2026

BERITA POPULER

Pemilik Kafe Putri di Suranadi Dilaporkan ke Polisi, Dugaan LC di Bawah Umur dan Penganiayaan Mencuat

Pemilik Kafe Putri di Suranadi Dilaporkan ke Polisi, Dugaan LC di Bawah Umur dan Penganiayaan Mencuat

Rabu, Mei 27, 2026
Tim Resmob Polresta Mataram Ringkus Eks Prajurit TNI AD, ini Alasannya

Tim Resmob Polresta Mataram Ringkus Eks Prajurit TNI AD, ini Alasannya

Jumat, Mei 22, 2026
Alfamart Buka Lagi di Lombok Tengah, Warga Tanya: Atas Dasar Hukum Apa?

Alfamart Buka Lagi di Lombok Tengah, Warga Tanya: Atas Dasar Hukum Apa?

Jumat, Mei 22, 2026
SK Mati, Jabatan Jalan Terus: Komisioner KPID NTB Diadukan ke KPI Pusat dan BPK

SK Mati, Jabatan Jalan Terus: Komisioner KPID NTB Diadukan ke KPI Pusat dan BPK

Jumat, Mei 22, 2026
SEMESTA NTB Buka Dugaan “Pintu Belakang” Izin Ritel Modern di Lombok Tengah

SEMESTA NTB Buka Dugaan “Pintu Belakang” Izin Ritel Modern di Lombok Tengah

Kamis, Mei 21, 2026
PELANTIKAN PAW DPRD LOTENG DIUJUNG TANDUK

PELANTIKAN PAW DPRD LOTENG DIUJUNG TANDUK

Selasa, Mei 12, 2026
Berita Tamparan di Kafe Putri, Ancaman Menyusul ke WhatsApp Wartawan

Berita Tamparan di Kafe Putri, Ancaman Menyusul ke WhatsApp Wartawan

Kamis, Mei 28, 2026
Kemacetan Puluhan Kilometer Lumpuhkan Jalan Provinsi di Batu Kliang

Kemacetan Puluhan Kilometer Lumpuhkan Jalan Provinsi di Batu Kliang

Senin, Mei 25, 2026
PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Korupsi Rp150 Juta, Tegaskan Komitmen Transparansi Anggaran

PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Korupsi Rp150 Juta, Tegaskan Komitmen Transparansi Anggaran

Kamis, Mei 14, 2026
Dugaan Mark-Up Menggelayuti Pengadaan di Dinas Pendidikan Lombok Tengah

Dugaan Mark-Up Menggelayuti Pengadaan di Dinas Pendidikan Lombok Tengah

Kamis, Mei 21, 2026

Labulianews. id
LABULIANEWS.COM adalah portal berita yang menyajikan berita, informasi dan data secara faktual, berimbang dan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik, bertanggungjawab dan mentaati kode etik jurnalistik.
© www.labulianews.id
  • DOKUMEN PERUSAHAAN
  • HUBUNGI
  • PEDOMAN KODE ETIK
  • REDAKSI
  • SINGGAHAN