24 C
id
  • Buy Now!
  • Forums
  • Sign in / Join
Labulianews. id

Mega Menu

  • News
  • Berita Nasional
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • EKONOMI
    • OLAHRAGA
    • TNI
    • POLRI
    • HUKRIM
    • POLITIK
  • Provinsi NTB
    • SUMBAWA
    • LOMBOK BARAT
    • LOMBOK TENGAH
    • LOMBOK TIMUR
    • LOMBOK UTARA
    • BIMA
    • DOMPU
    • BERITA DESA
    • MATARAM
    • SUMBAWA BARAT
      • Home - Homepage
      • Home - Post Single
      • Home - Post Label
      • Home - Post Search
      • Home - Post Archive
      • Home - Eror 404
      • Changelog
        New
Labulianews. id
Telusuri

Beranda SUARA RAKYAT Oknum Kadus Gerepek Desa Labuan Tereng Diduga Gelapkan dan Potong BLT DD, Warga Minta Diberhentikan
SUARA RAKYAT

Oknum Kadus Gerepek Desa Labuan Tereng Diduga Gelapkan dan Potong BLT DD, Warga Minta Diberhentikan

REDAKSI L News
REDAKSI L News
07 Agu, 2022 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Labulianews.com, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, merupakan program jaring pengaman sosial untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19 dari Pemerintah.

Covid-19 telah menimbulkan dampak pada aspek sosial, ekonomi, dan keuangan, selain dampaknya terhadap aspek kesehatan masyarakat.

Namun gelontoran dana BLT kerap kali dicurangi oleh para oknum ditingkat perangkat desa  dengan berbagai upaya dan sejuta alasan seperti Imbal jasa atau ucapan terimakasih dari para penerima manfaat berupa pemberian sebagian kecil dana tersebut kepada para petugas dan itu sudah lumrah dan bukan jadi rahasia umum.

Namun di Dusun Gerepek Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar Kab. Lombok Barat, justru sejumlah warganya ada tidak pernah menerima dana tersebut kendati sudah masuk dalam data penerima manfaat   (KPM)

H. Nursaid alias H. Saimi 77 th  salah seorang warga sekaligus penghulu Dusun Gerepek Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar Lombok Barat didampingi Fauzan Muslim ponakan beserta Imam Maliki Ketua Remaja Dusun Gerepet menuturkan bahwa, kasus tersebut terungkap ketika sang oknum Kepala Dusun (Kadus) tiba tiba mendatanginya dan mengakui sudah sebanyak 4 kali jatah BLT hak dirinya sudah habis dipakai sang oknum Kadus dengan alasan meminjamnya, tanpa sepengetahuan dan seijin KPM, Sabtu 6/8-2022.

“Awalnya ketika saya diminta foto copy KTP dan KK oleh Pak Kadus kami yang konon katanya untuk persyaratan pengambilan uang dikantor desa, yang kemudian hari saya tau uang yang dimaksudkan itu adalah dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) katanya nilainya Rp. 900.000,-. Namun sekian bulan berlalu tidak ada khabar berita kelanjutan pencairannya. Setelah pencairan yang ke 4 baru saya dipanggil  langsung dari desa dan dapat Rp. 300.000-, 

Malam Sabtu berikutnya tiba tiba datang oknum Pak Kadus dan mengatakan maaf bahwa dana BLT selam 3 bulan hak kami sudah dipakainya dan hendak menggantinya. Barulah saya tau kalau selama ini saya ditipu mentah mentah oleh nya”ketusnya.

Nanti setelah diributkan baru oknum Kadus mendatangi  KPM dan mau mengembalikan, ujar Sapoan

Betul betul harga diri saya selaku orang tua di dusun ini diinjak injak oleh oknum Kadus tersebut. Sehingga saya mengumumkan diri di Mesjid untuk mengundurkan diri menjadi Penghulu Dusun, kata H. Saimi 

Menurutnya tidak semestinya kadus yang seyogianya menjadi panutan justru menginjak injak harga dirinya. Sehingga menolak maksud oknum Kadus Gerepek untuk mengembalikan dana BLT miliknya selama 3 bulan yang sudah dipakai diam diam oleh oknum Kadus. Belum lagi telah memotong BLT warga yang lainnya.

Dirinya mengaku sempat melaporkan hal tersebut kepada Kepala Desa Labuan Tereng dan meminta agar sang Kadus dipecat saja.

“Kalau desa tidak bisa menangani kasus ini sampai tuntas, kami akan melanjutkan dengan membuat laporan kepada Polres Lombok Barat dengan unsur penipuan dan penggelapan serta pemalsuan tandatangan saya,”ancamnya.

Kepala Desa Labuan Tereng  Humaidi Usai, S.H., dikonfirmasi via telpon membenarkan adanya kasus tersebut dan mengaku sempat melakukan mediasi di kantor desa, Sabtu 6/8-2022.

“Ya, kami memang sudah menerima laporan itu dan saya harus melayani warga saya dengan baik.  Ketika ada oknum Kadus melakukan kesalahan dengan menyalahgunakan kewenangan maka kami harus menanganinya secara hukum, sesuai peraturan, sesuai undang undang.  jika kami menemukan kesalahan yang diperbuat oleh perangkat desa maka kami berhak melakukan peneguran lisan, jika itu tidak diindahkan maka kami pemerintah desa akan mengeluarkan surat peringatan atau peneguran(SP). 

Kami sudah melakukan mediasi dan pada saat mediasi itu, dari 12 orang korban hanya 2 orang yang masih berkeberatan, ujar Kades

Pak Kadus kami sudah mengembalikan uang tersebut dan 10 orang sudah menerimanya dan memaafkan Pak Kadus,”terang Pak Kades.

Terkait ancaman pelaporan Kadus Gerepek ke Polisi, Kepala Desa Labuan Tereng  Humaidi Usai, S.H., mempersilahkan warganya menempuh jalur hukum karena itu adalah hak setiap warga masyarakat. Namun alangkah baiknya mari kita duduk bersama untuk menyeselesaikan secara kekeluargaan, harapnya 

Kepala Dusun Gerepek Desa Labuan Tereng yang dikonfirmasi via telpon mengatakan bahwa ia mengakui kesalahannya dan bersedia mengembalikannya dan masalah tersebut sudah dilakukan klarifikasi dan mediasi di kantor desa.

“Terkait masalah itu sudah dilakukan klarifikasi dan mediasi di kantor desa, dan saya mengaku bersalah dan meminta maaf, serta mengembalikan dana tersebut. Dari hasil mediasi itu saya diberikan surat peringatan (SP) oleh Pak Kades, ujarnya 

"Dari 12 orang KPM  hanya 2 yang tidak mau memaafkan dan tidak mau menerima pengembalian dana BLT haknya itu,” terang oknum Kadus.

Uang Pemotongan BLT DD itu direncanakan  untuk membiayai pembelian baju seragam remaja dusun, kata Kadus 

Terkait ancaman pelaporan dirinya ke Polres Lobar, Kadus Gerepek mengaku belum dapat informasi.

“Masalah pelaporan itu saya belum tau, tapi saya sudah mengembalikan uangnya semua, kecuali yang 2 orang yang belum mau menerimanya. Saya melihatnya sepertinya masih ada dendam politik,”ujarnya.

Ketua BPD Desa Labuan Tereng Rohidin Yusuf yang dikonfirmasi melalui telepon menuturkan bahwa sesuai hasil mediasi di  kantor desa membenarkan telah terjadi pemotongan BLT sesuai pengakuan oknum Kadus dan Oknum Kadus mengakui kesalahannya serta ia meminta maaf. Namun saat dimediasi di kantor desa itu belum menemui penyelesainnya sebab masih ada 2 KPM yang masih keberatan dan semoga ada solusi terbaik, ujarnya

"Kami sudah berusaha memediasi di kantor desa namun masih ada 2 Orang KPM yang keberatan dan warga bersikukuh meminta agar oknum Kadus itu diberhentikan, ujar Rohidin (N3G)


Via SUARA RAKYAT
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini



CATATAN REDAKSI: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: labulianews196@gmail.com. Terima kasih


BERITA HARI INI

Inspektorat Lombok Barat Gelar Kajian Umum untuk Tingkatkan Kualitas APIP

Inspektorat Lombok Barat Gelar Kajian Umum untuk Tingkatkan Kualitas APIP

Redaksi- Minggu, Januari 11, 2026
Nyaris Ricuh, Hearing Publik Link NTB ke Dinas PUPR Loteng soal Dugaan Korupsi 29 Proyek Jalan Rp.44 Miliar

Nyaris Ricuh, Hearing Publik Link NTB ke Dinas PUPR Loteng soal Dugaan Korupsi 29 Proyek Jalan Rp.44 Miliar

Senin, Desember 15, 2025
Hasan Masat Tuding Kejati NTB Lindungi Aktor Besar Dana Siluman DPRD NTB

Hasan Masat Tuding Kejati NTB Lindungi Aktor Besar Dana Siluman DPRD NTB

Senin, Desember 22, 2025
OPINI: Bantuan Beras dan Minyak Goreng Dipangkas, Negara Dipermainkan, Hak Rakyat Dikorbankan

OPINI: Bantuan Beras dan Minyak Goreng Dipangkas, Negara Dipermainkan, Hak Rakyat Dikorbankan

Minggu, Desember 14, 2025
Opini: Hapus Dana Desa: Cegah Kades Manja dan Korupsi, Kembalikan Inisiatif Membangun Desa

Opini: Hapus Dana Desa: Cegah Kades Manja dan Korupsi, Kembalikan Inisiatif Membangun Desa

Minggu, Desember 21, 2025
Perjuangan OJOL untuk LAZADHA: Dijuluki Ring 1, Kini Disebut "Habis Kontrak"

Perjuangan OJOL untuk LAZADHA: Dijuluki Ring 1, Kini Disebut "Habis Kontrak"

Senin, Desember 29, 2025
Pasang iklan Hub: 0812 4395 3846/0859 0311 8587. Redaksi Labulianews.id menerima undangan Press Conference, wawancara khusus, liputan khusus dan lainnya. Kami juga menerima Press Release yang berkaitan dengan Politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, olah raga, pendidikan, pembangunan Daerah, Nasional, Pariwisata, Pertanian, usaha, opini dan industri via email: labuliapost@gmail.com/ WhatsApp 0812 4395 3846/0859 0311 8587

BERITA VIRAL

Nyaris Ricuh, Hearing Publik Link NTB ke Dinas PUPR Loteng soal Dugaan Korupsi 29 Proyek Jalan Rp.44 Miliar

Nyaris Ricuh, Hearing Publik Link NTB ke Dinas PUPR Loteng soal Dugaan Korupsi 29 Proyek Jalan Rp.44 Miliar

Senin, Desember 15, 2025
Hasan Masat Tuding Kejati NTB Lindungi Aktor Besar Dana Siluman DPRD NTB

Hasan Masat Tuding Kejati NTB Lindungi Aktor Besar Dana Siluman DPRD NTB

Senin, Desember 22, 2025
OPINI: Bantuan Beras dan Minyak Goreng Dipangkas, Negara Dipermainkan, Hak Rakyat Dikorbankan

OPINI: Bantuan Beras dan Minyak Goreng Dipangkas, Negara Dipermainkan, Hak Rakyat Dikorbankan

Minggu, Desember 14, 2025
Opini: Hapus Dana Desa: Cegah Kades Manja dan Korupsi, Kembalikan Inisiatif Membangun Desa

Opini: Hapus Dana Desa: Cegah Kades Manja dan Korupsi, Kembalikan Inisiatif Membangun Desa

Minggu, Desember 21, 2025
Perjuangan OJOL untuk LAZADHA: Dijuluki Ring 1, Kini Disebut "Habis Kontrak"

Perjuangan OJOL untuk LAZADHA: Dijuluki Ring 1, Kini Disebut "Habis Kontrak"

Senin, Desember 29, 2025
Kualitas Revitalisasi Gedung SMPN 1 Kediri Dikeluhkan Orang Tua Siswa dan Aktivis

Kualitas Revitalisasi Gedung SMPN 1 Kediri Dikeluhkan Orang Tua Siswa dan Aktivis

Minggu, Desember 28, 2025
Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan: Oknum Ipar Salah Satu  Bupati di NTB Jual Proyek PL ke Sana-Sini Tanpa Rasa Bersalah?

Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan: Oknum Ipar Salah Satu Bupati di NTB Jual Proyek PL ke Sana-Sini Tanpa Rasa Bersalah?

Selasa, Januari 06, 2026
Pemberhentian 4 Kepala Dusun di Desa Prako Disorot FP4: Bukan Administrasi, Tapi Arogansi Kekuasaan

Pemberhentian 4 Kepala Dusun di Desa Prako Disorot FP4: Bukan Administrasi, Tapi Arogansi Kekuasaan

Sabtu, Januari 10, 2026
Wings Air dan Trans Nusa Luncurkan Penerbangan Baru dari Lombok

Wings Air dan Trans Nusa Luncurkan Penerbangan Baru dari Lombok

Selasa, Desember 16, 2025
Warga Desa Bilelando dan Kidang Tutup Jalan, Protes Kondisi Jalan Rusak

Warga Desa Bilelando dan Kidang Tutup Jalan, Protes Kondisi Jalan Rusak

Kamis, Januari 01, 2026

BERITA POPULER

Nyaris Ricuh, Hearing Publik Link NTB ke Dinas PUPR Loteng soal Dugaan Korupsi 29 Proyek Jalan Rp.44 Miliar

Nyaris Ricuh, Hearing Publik Link NTB ke Dinas PUPR Loteng soal Dugaan Korupsi 29 Proyek Jalan Rp.44 Miliar

Senin, Desember 15, 2025
Hasan Masat Tuding Kejati NTB Lindungi Aktor Besar Dana Siluman DPRD NTB

Hasan Masat Tuding Kejati NTB Lindungi Aktor Besar Dana Siluman DPRD NTB

Senin, Desember 22, 2025
OPINI: Bantuan Beras dan Minyak Goreng Dipangkas, Negara Dipermainkan, Hak Rakyat Dikorbankan

OPINI: Bantuan Beras dan Minyak Goreng Dipangkas, Negara Dipermainkan, Hak Rakyat Dikorbankan

Minggu, Desember 14, 2025
Opini: Hapus Dana Desa: Cegah Kades Manja dan Korupsi, Kembalikan Inisiatif Membangun Desa

Opini: Hapus Dana Desa: Cegah Kades Manja dan Korupsi, Kembalikan Inisiatif Membangun Desa

Minggu, Desember 21, 2025
Perjuangan OJOL untuk LAZADHA: Dijuluki Ring 1, Kini Disebut "Habis Kontrak"

Perjuangan OJOL untuk LAZADHA: Dijuluki Ring 1, Kini Disebut "Habis Kontrak"

Senin, Desember 29, 2025
Kualitas Revitalisasi Gedung SMPN 1 Kediri Dikeluhkan Orang Tua Siswa dan Aktivis

Kualitas Revitalisasi Gedung SMPN 1 Kediri Dikeluhkan Orang Tua Siswa dan Aktivis

Minggu, Desember 28, 2025
Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan: Oknum Ipar Salah Satu  Bupati di NTB Jual Proyek PL ke Sana-Sini Tanpa Rasa Bersalah?

Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan: Oknum Ipar Salah Satu Bupati di NTB Jual Proyek PL ke Sana-Sini Tanpa Rasa Bersalah?

Selasa, Januari 06, 2026
Pemberhentian 4 Kepala Dusun di Desa Prako Disorot FP4: Bukan Administrasi, Tapi Arogansi Kekuasaan

Pemberhentian 4 Kepala Dusun di Desa Prako Disorot FP4: Bukan Administrasi, Tapi Arogansi Kekuasaan

Sabtu, Januari 10, 2026
Wings Air dan Trans Nusa Luncurkan Penerbangan Baru dari Lombok

Wings Air dan Trans Nusa Luncurkan Penerbangan Baru dari Lombok

Selasa, Desember 16, 2025
Warga Desa Bilelando dan Kidang Tutup Jalan, Protes Kondisi Jalan Rusak

Warga Desa Bilelando dan Kidang Tutup Jalan, Protes Kondisi Jalan Rusak

Kamis, Januari 01, 2026

Labulianews. id
LABULIANEWS.COM adalah portal berita yang menyajikan berita, informasi dan data secara faktual, berimbang dan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik, bertanggungjawab dan mentaati kode etik jurnalistik.
© www.labulianews.id
  • DOKUMEN PERUSAHAAN
  • HUBUNGI
  • PEDOMAN KODE ETIK
  • REDAKSI
  • SINGGAHAN