24 C
id
  • Buy Now!
  • Forums
  • Sign in / Join
Labulianews. id

Mega Menu

  • News
  • Berita Nasional
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • EKONOMI
    • OLAHRAGA
    • TNI
    • POLRI
    • HUKRIM
    • POLITIK
  • Provinsi NTB
    • SUMBAWA
    • LOMBOK BARAT
    • LOMBOK TENGAH
    • LOMBOK TIMUR
    • LOMBOK UTARA
    • BIMA
    • DOMPU
    • BERITA DESA
    • MATARAM
    • SUMBAWA BARAT
      • Home - Homepage
      • Home - Post Single
      • Home - Post Label
      • Home - Post Search
      • Home - Post Archive
      • Home - Eror 404
      • Changelog
        New
Labulianews. id
Telusuri
Beranda OPINI URGENSI BELAJAR ILMU DIGITAL FORENSIC
OPINI

URGENSI BELAJAR ILMU DIGITAL FORENSIC

Redaksi
Redaksi
19 Des, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Penulis : Alimu Hakim, S.Kom, CHFI

- (IT Enthusiast) 

Pekanbaru – Dalam kemajuan teknologi yang pesat di era saat ini, digitalisasi sudah menjadi ruh dari pada jiwa-jiwa masyarakat yang sudah bergantung terhadap segala hal yang berbasis dengan teknologi, bukan hanya dalam bidang pekerjaan, bisnis, dan media sosial, bahkan pendidikan pun saat ini mulai dipacu dengan intensitas tinggi terhadap perkembangan dan kemajuan teknologi.

 Kemajuan yang sangat positif ini merupakan kebahagian untuk kita semua, karena segala sesuatu dapat dikerjakan dengan mudah, mulai dari berinteraksi dengan orang dari luar sana, referensi  pekerjaan, bahkan konten hiburan dan permainan juga beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Namun dibalik itu semua ada kerentanan yang harus menjadi perhatian secara masif terhadap kemajuan dan perkembangan teknologi ini, yaitu keamanan privasi dan perangkat digital, baik itu perangkat lunak, maupun perangkat keras. 

Dalam perangkat keras ada gangguan keamanan yang dapat menyerang perangkat kita seperti : spy (spionase), malware (malicious software), data stealing (pencurian data) dan lain sebagainya. Adapun ancaman pada perangkat lunak atau software juga tidak kalah banyak, seperti : sniffing 

(pengendusan privasi), phising (link website yang dapat mencuri privasi kita), peretasan, pembajakan dan masih banyak lagi selain itu. Perlu kita ketahui bahwasanya kejahatan digital yang dilakukan melalui perangkat keras bukan hanya dapat menyebabkan kerusakan, tetapi juga kehancuran, karena pada beberapa negara konflik itu juga digunakan senjata untuk menghancurkan musuh dengan mengambil alih sistem perangkat keras dan meledakkannya seperti yang terjadi di lebanon, dimana pager yang sudah diaktifkan diledakkan sehingga memakan korban jiwa, bahkan handphone dapat dirancang menjadi bom waktu yang dapat meledak kapan saja. 

Dari beberapa kasus diatas kita wajib untuk belajar serta mengetahui antisipasi terhadap hal itu semua, yaitu dengan ilmu forensik digital atau digital forensic. Selain cyber security, digital forensic juga sangat penting untuk diketahui ilmu dasarnya guna meningkatkan pengetahuan dan kesiagaan kita terhadap ancaman kejahatan berbasis digital tersebut. Dengan basic digital forensic kita mampu menganalisa apakah link sebuah website merupakan pancingan kejahatan digital atau phising, atau itu merupakan website resmi dari sebuah instansi. Kita juga dapat menganalisa apakah perangkat kita sedang disadap oleh pihak tertentu atau aman dari berbagai ancaman dan kita juga bisa melacak riwayat perangkat kita apabila terdapat indikasi kejahatan digital pada kita. 

Ilmu digital forensic memiliki beberapa cabang yang terbagi menjadi : computer forensic, mobile forensic, email forensic, windows forensic dan lain sebagainya. Setidaknya dengan sedikit bekal dasar ilmu ini kita tidak mudah untuk terperangkap kejahatan digital dan juga bisa melacak riwayat digital apabila terdapat indikasi kejahatan digital.

Penulis : Alimu Hakim, S.Kom, CHFI

- (IT Enthusiast) 

Pekanbaru – Dalam kemajuan teknologi yang pesat di era saat ini, digitalisasi sudah menjadi ruh dari pada jiwa-jiwa masyarakat yang sudah bergantung terhadap segala hal yang berbasis dengan teknologi, bukan hanya dalam bidang pekerjaan, bisnis, dan media sosial, bahkan pendidikan pun saat ini mulai dipacu dengan intensitas tinggi terhadap perkembangan dan kemajuan teknologi.

 Kemajuan yang sangat positif ini merupakan kebahagian untuk kita semua, karena segala sesuatu dapat dikerjakan dengan mudah, mulai dari berinteraksi dengan orang dari luar sana, referensi  pekerjaan, bahkan konten hiburan dan permainan juga beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Namun dibalik itu semua ada kerentanan yang harus menjadi perhatian secara masif terhadap kemajuan dan perkembangan teknologi ini, yaitu keamanan privasi dan perangkat digital, baik itu perangkat lunak, maupun perangkat keras. 

Dalam perangkat keras ada gangguan keamanan yang dapat menyerang perangkat kita seperti : spy (spionase), malware (malicious software), data stealing (pencurian data) dan lain sebagainya. Adapun ancaman pada perangkat lunak atau software juga tidak kalah banyak, seperti : sniffing 

(pengendusan privasi), phising (link website yang dapat mencuri privasi kita), peretasan, pembajakan dan masih banyak lagi selain itu. Perlu kita ketahui bahwasanya kejahatan digital yang dilakukan melalui perangkat keras bukan hanya dapat menyebabkan kerusakan, tetapi juga kehancuran, karena pada beberapa negara konflik itu juga digunakan senjata untuk menghancurkan musuh dengan mengambil alih sistem perangkat keras dan meledakkannya seperti yang terjadi di lebanon, dimana pager yang sudah diaktifkan diledakkan sehingga memakan korban jiwa, bahkan handphone dapat dirancang menjadi bom waktu yang dapat meledak kapan saja. 

Dari beberapa kasus diatas kita wajib untuk belajar serta mengetahui antisipasi terhadap hal itu semua, yaitu dengan ilmu forensik digital atau digital forensic. Selain cyber security, digital forensic juga sangat penting untuk diketahui ilmu dasarnya guna meningkatkan pengetahuan dan kesiagaan kita terhadap ancaman kejahatan berbasis digital tersebut. Dengan basic digital forensic kita mampu menganalisa apakah link sebuah website merupakan pancingan kejahatan digital atau phising, atau itu merupakan website resmi dari sebuah instansi. Kita juga dapat menganalisa apakah perangkat kita sedang disadap oleh pihak tertentu atau aman dari berbagai ancaman dan kita juga bisa melacak riwayat perangkat kita apabila terdapat indikasi kejahatan digital pada kita. 

Ilmu digital forensic memiliki beberapa cabang yang terbagi menjadi : computer forensic, mobile forensic, email forensic, windows forensic dan lain sebagainya. Setidaknya dengan sedikit bekal dasar ilmu ini kita tidak mudah untuk terperangkap kejahatan digital dan juga bisa melacak riwayat digital apabila terdapat indikasi kejahatan digital.

Via OPINI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini



CATATAN REDAKSI: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: labulianews196@gmail.com. Terima kasih


BERITA HARI INI

Sumur Bor Dana Desa di Masjid Miftahunnur Batu Numpuk  Mangkrak, Pompa Dicabut Pekerja

Sumur Bor Dana Desa di Masjid Miftahunnur Batu Numpuk Mangkrak, Pompa Dicabut Pekerja

Redaksi- Sabtu, Juli 04, 2026
Gocekan di Kecamatan Gangga, Tamparan untuk Wibawa Hukum

Gocekan di Kecamatan Gangga, Tamparan untuk Wibawa Hukum

Minggu, Juni 14, 2026
BPD Desa Pengadang: Pilihan Cacat, Warga Tuntut Ulang

BPD Desa Pengadang: Pilihan Cacat, Warga Tuntut Ulang

Rabu, Juni 24, 2026
Perbub “Diobok-obok” di Labulia, DPMD Loteng Bungkam

Perbub “Diobok-obok” di Labulia, DPMD Loteng Bungkam

Minggu, Juni 14, 2026
Gugatan Mengintai di Balik Pelantikan Massal Kepala Sekolah Lombok Tengah

Gugatan Mengintai di Balik Pelantikan Massal Kepala Sekolah Lombok Tengah

Jumat, Juni 12, 2026
Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Selasa, Juni 23, 2026
Pasang iklan Hub: 0812 4395 3846/0859 0311 8587. Redaksi Labulianews.id menerima undangan Press Conference, wawancara khusus, liputan khusus dan lainnya. Kami juga menerima Press Release yang berkaitan dengan Politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, olah raga, pendidikan, pembangunan Daerah, Nasional, Pariwisata, Pertanian, usaha, opini dan industri via email: labuliapost@gmail.com/ WhatsApp 0812 4395 3846/0859 0311 8587

BERITA VIRAL

Gocekan di Kecamatan Gangga, Tamparan untuk Wibawa Hukum

Gocekan di Kecamatan Gangga, Tamparan untuk Wibawa Hukum

Minggu, Juni 14, 2026
BPD Desa Pengadang: Pilihan Cacat, Warga Tuntut Ulang

BPD Desa Pengadang: Pilihan Cacat, Warga Tuntut Ulang

Rabu, Juni 24, 2026
Perbub “Diobok-obok” di Labulia, DPMD Loteng Bungkam

Perbub “Diobok-obok” di Labulia, DPMD Loteng Bungkam

Minggu, Juni 14, 2026
Gugatan Mengintai di Balik Pelantikan Massal Kepala Sekolah Lombok Tengah

Gugatan Mengintai di Balik Pelantikan Massal Kepala Sekolah Lombok Tengah

Jumat, Juni 12, 2026
Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Selasa, Juni 23, 2026
Tim Mobile Legends SMAN 1 Keruak Lolos ke Semifinal Liga Pelajar 2.0 Esport KSB 2026

Tim Mobile Legends SMAN 1 Keruak Lolos ke Semifinal Liga Pelajar 2.0 Esport KSB 2026

Minggu, Juni 14, 2026
Menunggu Salinan, Kejari Lombok Tengah Pasang Taruhan pada Integritas Hakim

Menunggu Salinan, Kejari Lombok Tengah Pasang Taruhan pada Integritas Hakim

Rabu, Juni 24, 2026
SMSI dan Solopos Institute Gelar UKW Muda Gratis untuk Wartawan NTB

SMSI dan Solopos Institute Gelar UKW Muda Gratis untuk Wartawan NTB

Selasa, Juni 09, 2026
Sengkol Berjanji: Desa Pertama Loteng Tancap Bendera “Nol Narkoba”

Sengkol Berjanji: Desa Pertama Loteng Tancap Bendera “Nol Narkoba”

Minggu, Juni 21, 2026
Lantik Dulu, Izin Belakangan: 5 Bulan Kasek Loteng Cacat Administrasi

Lantik Dulu, Izin Belakangan: 5 Bulan Kasek Loteng Cacat Administrasi

Sabtu, Juni 20, 2026

BERITA POPULER

Gocekan di Kecamatan Gangga, Tamparan untuk Wibawa Hukum

Gocekan di Kecamatan Gangga, Tamparan untuk Wibawa Hukum

Minggu, Juni 14, 2026
BPD Desa Pengadang: Pilihan Cacat, Warga Tuntut Ulang

BPD Desa Pengadang: Pilihan Cacat, Warga Tuntut Ulang

Rabu, Juni 24, 2026
Perbub “Diobok-obok” di Labulia, DPMD Loteng Bungkam

Perbub “Diobok-obok” di Labulia, DPMD Loteng Bungkam

Minggu, Juni 14, 2026
Gugatan Mengintai di Balik Pelantikan Massal Kepala Sekolah Lombok Tengah

Gugatan Mengintai di Balik Pelantikan Massal Kepala Sekolah Lombok Tengah

Jumat, Juni 12, 2026
Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Sengketa Tanah di Sipakaengak: Klaim Tanpa Bukti Bentur Sertipikat Resmi

Selasa, Juni 23, 2026
Tim Mobile Legends SMAN 1 Keruak Lolos ke Semifinal Liga Pelajar 2.0 Esport KSB 2026

Tim Mobile Legends SMAN 1 Keruak Lolos ke Semifinal Liga Pelajar 2.0 Esport KSB 2026

Minggu, Juni 14, 2026
Menunggu Salinan, Kejari Lombok Tengah Pasang Taruhan pada Integritas Hakim

Menunggu Salinan, Kejari Lombok Tengah Pasang Taruhan pada Integritas Hakim

Rabu, Juni 24, 2026
SMSI dan Solopos Institute Gelar UKW Muda Gratis untuk Wartawan NTB

SMSI dan Solopos Institute Gelar UKW Muda Gratis untuk Wartawan NTB

Selasa, Juni 09, 2026
Sengkol Berjanji: Desa Pertama Loteng Tancap Bendera “Nol Narkoba”

Sengkol Berjanji: Desa Pertama Loteng Tancap Bendera “Nol Narkoba”

Minggu, Juni 21, 2026
Lantik Dulu, Izin Belakangan: 5 Bulan Kasek Loteng Cacat Administrasi

Lantik Dulu, Izin Belakangan: 5 Bulan Kasek Loteng Cacat Administrasi

Sabtu, Juni 20, 2026

Labulianews. id
LABULIANEWS.COM adalah portal berita yang menyajikan berita, informasi dan data secara faktual, berimbang dan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik, bertanggungjawab dan mentaati kode etik jurnalistik.
© www.labulianews.id
  • DOKUMEN PERUSAHAAN
  • HUBUNGI
  • PEDOMAN KODE ETIK
  • REDAKSI
  • SINGGAHAN