Pelepasan 353 Santri Nurul Quran: "Jaga Nama Almamater"
Labulianews.id (18/5/2026)— Pondok Pesantren Nurul Quran, Mertak Tombok, melepas 353 santriwan-santriwati dalam acara tasyakuran dan perpisahan angkatan ke-12 SMP dan angkatan ke-15 Madrasah Aliyah, Sabtu 16 Mei 2026. Dari total 1.041 santri yang menimba ilmu di pesantren ini, sepertiganya resmi menyandang status alumni.
Halaman Yayasan Ponpes Nurul Quran dipenuhi keluarga santri sejak pagi. Wali santri, para Tuan Guru, kyai, tokoh masyarakat, hingga pejabat Lombok Tengah hadir menyaksikan momen yang sarat haru itu. Hadir di antaranya TGH. Habiburrahman, TGH. Muh. Nur Muhtar, TGH. Lalu Mala Syar’i Lc, TGH. Lalu Ahmad Tamim Khairi, TGH. Ibnu Kholil, dan TGH. Wahab Mustahab Ali Spdi. Jajaran pemerintah juga tampak, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Kepala Dinas Pendidikan, Kemenag Lombok Tengah, para rektor perguruan tinggi di NTB, Camat Praya, hingga Kepala Desa setempat.
Mengusung tema *"Mewujudkan Generasi yang Unggul dan Qurani"*, acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Suasana kemudian bergulir pada pidato santri berprestasi yang disambut tepuk tangan para hadirin. Wajah-wajah orang tua tampak berbinar bercampur haru melihat anak-anak mereka menyelesaikan jenjang SLTP dan SLTA di pesantren.
*Pesan di Ujung Perjuangan*
Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Quran, DR. TGH. Sabarudin Abdurrahman Mpd., menegaskan kelulusan bukanlah garis akhir. Menurutnya, ini justru awal dari ujian yang lebih berat di luar pesantren.
"Anak-anakku semua, dengan kelulusanmu ini bukan berarti akhir dalam belajar mencari ilmu. Ini adalah awal dari pintu gerbang untuk menghadapi pendidikan yang lebih berat," ujarnya di hadapan ribuan hadirin.
Ia mengingatkan, di tengah zaman yang sering memuja kekayaan materi, kemuliaan sejati tetap berada pada mereka yang menjaga ilmu dan Al-Quran. "Lanjutkanlah kebiasaan-kebiasaanmu sebagaimana di pondok pesantren: sholat tahajjudnya, sholat dhuhanya, tahfiznya, dan amalan-amalan lain. Dan jaga nama baik almamater Ponpes di mana saja kalian berada," pesan Tuan Guru.
*Apresiasi untuk yang Berprestasi*
Menjelang penutup, panitia mengumumkan para juara di setiap bidang studi. Penghargaan berupa cendera mata diserahkan langsung oleh DR. TGH. Sabarudin Abdurrahman Mpd. kepada santri berprestasi. Aplaus panjang mengiringi setiap nama yang disebut, menutup rangkaian acara dengan suka cita.
Lulusan tahun ini menjadi bagian dari 1.041 santri yang saat ini aktif belajar di Nurul Quran. Bagi pesantren yang berdiri di Praya, Lombok Tengah, pelepasan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengingat bahwa tugas mendidik tidak berhenti di gerbang kelulusan, melainkan berlanjut pada cara para alumni menjaga nama baik pesantren di tengah masyarakat.
Pewarta: Haji Misran

