• Buy Now!
  • Forums
  • Sign in / Join

Labulianews. id


 

Mega Menu

  • News
  • Berita Nasional
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • EKONOMI
    • OLAHRAGA
    • TNI
    • POLRI
    • HUKRIM
    • POLITIK
  • Provinsi NTB
    • SUMBAWA
    • LOMBOK BARAT
    • LOMBOK TENGAH
    • LOMBOK TIMUR
    • LOMBOK UTARA
    • BIMA
    • DOMPU
    • BERITA DESA
    • MATARAM
    • SUMBAWA BARAT
      • Home - Homepage
      • Home - Post Single
      • Home - Post Label
      • Home - Post Search
      • Home - Post Archive
      • Home - Eror 404
      • Changelog
        New
Labulianews. id
Telusuri

Beranda PERISTIWA Gagal!!!, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Porang di Pengawisan, Ini Alasannya.
PERISTIWA

Gagal!!!, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Porang di Pengawisan, Ini Alasannya.

REDAKSI L News
REDAKSI L News
26 Mei, 2022 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Lombok Barat, NTB, Labulianews.com. Rencana Peletakan batu pertama pembangunan pabrik porang/tepung glukomanan yang akan dilakukan oleh PT. Rezka Nayatama dan Bupati Lobar di Dusun Pengawisan Sekotong gagal dilaksanakan.

Kegiatan yang sedianya akan dilaksanakan di Dusun Pengawisan, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, Rabu, 25/5/2022 itu gagal dilakukan oleh PT. Reza Nayatana dan Bupati Lobar H  Fauzan karena dihadang oleh  warga, diduga lokasi lahan masih bermasalah.

Warga beramai-ramai tumpah ruah turun kejalan raya menghadang mobil truk pengangkut logistik, pembawa tenda yang akan dipasang  di lokasi Pembangunan Pabrik Porang (lahan sengketa) untuk peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya proyek pembangunan pabrik Porang oleh PT. Rezka Nayatama di Sekotong Kab. Lombok Barat.

"Kami tidak akan pernah mengizinkan kepada siapapun itu untuk memasang tenda atau membangun pabrik ditempat kami," teriak salah satu warga dilokasi saat menghadang mobil truk. 

Menurutnya, Ini adalah tanah nenek moyang warga kami, tempat warga kami tinggal bertahun tahun, mencari nafkah beranak pinak dari tahun 1959 sampai sekarang ini.

"Sejak tahun 1959 nenek moyang kami sudah menempati tanah ini, disini tempat kami dilahirkan, tempat kamu dibesarkan, tempat kami membangun rumah, tempat kami mencari nafkah. Sudah empat generasi secara turun-temurun dan sampai sekarang kami masih disini," terangnya. 

Ia melanjutkan, siapapun yang akan merampasnya, sampai tetes darah terakhir warga akan tetap mempertahankan haknya. 

"Siapapun yang akan merampas tanah ini, Kami siap mempertahankannya, sampai tetes darah terakhir akan kami perjuangkan, kami siap mati," ucapnya. 

PLT Kepala Desa Persiapan Pesisir Emas, Rusdi membenarkan, masyarakat sudah menguasai tanah itu puluhan tahun lamanya, dari generasi ke generasi hingga sudah tiga generasi dan terbentuk menjadi Dusun. 

"Saya yakin, karena ada beberapa warga seperti Najamuddin itu usianya sudah 100 tahun, ada 135 KK di sini (Dusun Pengawisan)," katanya. 

Pihak BPN Lombok Barat, Gde Arsane Jaya Kasi Pengadaan Tanah, dalam diskusi dengan Pengacara dan warga Dusun Pengawisan  Senin, 23/5 lalu, menyatakan bahwa lahan tersebut sudah masuk data base tanah terlantar sehingga PT. Rezka Nayatama sudah tidak punya hak dan kepentingan atas tanah tersebut. 

"Kami membuat data memasukkan tanah tersebut ke data base tanah terlantar. Karena PT. Rezka Nayatama tidak memanfaatkan tanah sesuai dengan SK yg diberikan," ujarnya. 

Alasan BPN tidak mengabulkan permintaan perpanjangan HGB karena secara administrasi maupun lapangan belum ada pembangunan sedikit pun dari tahun 1994.

"Kami tidak mau melakukan perpanjangan karena PT. Rezka Nayatama tidak memanfaatkan lahan tersebut," lanjutnya. 

Sementara, salah satu tim Kuasa Hukum warga Dusun Pengawisan AKBP (Purn) Suminggah SH. MH mengatakan, tidak ada peletakan batu pertama yang dilakukan PT. Rezka Nayatama di Dusun Pengawisan, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong Lombok Barat. 

"Tidak ada kegiatan apapun apalagi peletakan batu pertama, karena jelas secara fakta hukum warga berhak atas tanah tersebut karena sudah dimanfaatkan dan ditempati warga secara turun-temurun dan terus-menerus sejak 1959 sampai saat ini," jelasnya.

Sementara itu Bupati Lobar H. Fauzan Khalid yang hendak dikonfirmasi media terkait hal tersebut belum bisa dihubungi.  Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan nya. (Yana)

Via PERISTIWA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini



CATATAN REDAKSI: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: labulianews196@gmail.com. Terima kasih



BERITA HARI INI

Pemkab Lombok Barat Arahkan Anggaran 2027 untuk Kualitas SDM dan Kesejahteraan

Pemkab Lombok Barat Arahkan Anggaran 2027 untuk Kualitas SDM dan Kesejahteraan

Redaksi- Selasa, September 01, 2026
Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Kamis, Agustus 27, 2026
Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Kamis, Agustus 27, 2026
Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Rabu, Agustus 26, 2026
Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Minggu, Juli 06, 2025
Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Rabu, Agustus 26, 2026
Pasang iklan Hub: 0812 4395 3846/0859 0311 8587. Redaksi Labulianews.id menerima undangan Press Conference, wawancara khusus, liputan khusus dan lainnya. Kami juga menerima Press Release yang berkaitan dengan Politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, olah raga, pendidikan, pembangunan Daerah, Nasional, Pariwisata, Pertanian, usaha, opini dan industri via email: labuliapost@gmail.com/ WhatsApp 0812 4395 3846/0859 0311 8587

BERITA VIRAL

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Kamis, Agustus 27, 2026
Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Kamis, Agustus 27, 2026
Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Rabu, Agustus 26, 2026
Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Minggu, Juli 06, 2025
Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Rabu, Agustus 26, 2026
Panitia Konferensi Provinsi PWI NTB 2025 Matangkan Persiapan Pelaksanaan

Panitia Konferensi Provinsi PWI NTB 2025 Matangkan Persiapan Pelaksanaan

Senin, Juli 07, 2025
Puskesmas Gunungsari Mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Media Komunikasi Publik

Puskesmas Gunungsari Mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Media Komunikasi Publik

Sabtu, Juli 05, 2025
5 Bulan Bolak-balik Lunyuk-Mataram Demi Tagih Utang Rp1 M

5 Bulan Bolak-balik Lunyuk-Mataram Demi Tagih Utang Rp1 M

Selasa, Agustus 25, 2026
Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Minggu, Agustus 23, 2026
SIMBAR Ajak Masyarakat Jaga Pantai Cemara, Media Tak Hanya Memberitakan

SIMBAR Ajak Masyarakat Jaga Pantai Cemara, Media Tak Hanya Memberitakan

Selasa, September 01, 2026

BERITA POPULER

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Titipan Warga Stanggor: Ketika Calon Enggan Maju Tapi Dipaksa Maju

Kamis, Agustus 27, 2026
Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Dari Hadrah ke Kotak Suara: Pilkades Labulia Dibuka dengan Adab

Kamis, Agustus 27, 2026
Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Langkah Pertama di Langko: Zulkipli Buka Pendaftaran dengan Arak-arakan

Rabu, Agustus 26, 2026
Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Pondok Pesantren Abul Barokat Diduga Lakukan Pungutan Liar, Aktivis NTB Kecam

Minggu, Juli 06, 2025
Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Silak Bareng-Bareng Berkerise, Saripul Mian Tawarkan Desa Dakung Digital

Rabu, Agustus 26, 2026
Panitia Konferensi Provinsi PWI NTB 2025 Matangkan Persiapan Pelaksanaan

Panitia Konferensi Provinsi PWI NTB 2025 Matangkan Persiapan Pelaksanaan

Senin, Juli 07, 2025
Puskesmas Gunungsari Mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Media Komunikasi Publik

Puskesmas Gunungsari Mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Media Komunikasi Publik

Sabtu, Juli 05, 2025
5 Bulan Bolak-balik Lunyuk-Mataram Demi Tagih Utang Rp1 M

5 Bulan Bolak-balik Lunyuk-Mataram Demi Tagih Utang Rp1 M

Selasa, Agustus 25, 2026
Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Lalu Alwan Maju Pilkades Semparu 2026, Usung Visi Desa HEBAT

Minggu, Agustus 23, 2026
SIMBAR Ajak Masyarakat Jaga Pantai Cemara, Media Tak Hanya Memberitakan

SIMBAR Ajak Masyarakat Jaga Pantai Cemara, Media Tak Hanya Memberitakan

Selasa, September 01, 2026

Labulianews. id
LABULIANEWS.COM adalah portal berita yang menyajikan berita, informasi dan data secara faktual, berimbang dan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik, bertanggungjawab dan mentaati kode etik jurnalistik.
© www.labulianews.id
  • DOKUMEN PERUSAHAAN
  • HUBUNGI
  • PEDOMAN KODE ETIK
  • REDAKSI
  • SINGGAHAN