Temuan Telur Setengah Matang di SPPG Lombok Tengah Segera Ditangani, Video Disebar Oknum Guru
Labulianews.id (21/1/2026) Praya Timur, Semoyang, Lombok Tengah – Insiden temuan telur setengah matang dalam menu menu menu yang dilaporkan bermasalah, langsung ditangani pihak sekolah. Hanya lima buah telur yang dilaporkan bermasalah, dan sudah diganti segera setelah konfirmasi.
Kronologi kejadian bermula dari laporan di grup koordinasi PIC sekolah sekitar siang hari. Kepala SPPG, Suriade, segera mengonfirmasi temuan tersebut dan memerintahkan penggantian. "Kami sudah tukar telur-telur yang bermasalah itu," ujar Suriade saat dikonfirmasi.
Menurut klarifikasi sekolah, ketidakmatangan telur kemungkinan disebabkan proses penggorengan di satu wajan yang tidak merata, khususnya di bagian atas. Hanya lima porsi siswa yang terdampak, dan setelah pengecekan ulang di grup koordinator, tidak ada laporan tambahan. "Sekarang sudah aman sepenuhnya," tambahnya.
Proses klarifikasi ini didampingi personel Polsek setempat dan Koramil Praya Timur, memastikan transparansi dan penanganan cepat. Yayasan Hisnul Wathani NW, yang terkait dengan pengelolaan sekolah, juga terlibat dalam koordinasi.
Namun, insiden ini sempat memicu kontroversi karena video dari grup WhatsApp diselewengkan oleh oknum guru Video tersebut diteruskan ke media dengan alasan tidak jelas, padahal temuan sudah diselesaikan. Pihak sekolah menegaskan bahwa penyebaran informasi keluar grup dilakukan tanpa konteks lengkap.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam penyediaan makanan sekolah untuk mencegah isu serupa di masa depan.

